Tinjau Penanganan Banjir, Direktur Holding Perkebunan Apresiasi Kinerja Brimob Polda Sumut di Garoga
Koran Depok – Tinjau Penanganan Banjir di Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan sektor perkebunan. Direktur Holding Perkebunan turun ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan memastikan operasional perusahaan serta masyarakat sekitar tetap aman. Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada personel Brimob Polda Sumut yang dinilai bekerja cepat, terkoordinasi, dan sigap dalam membantu warga terdampak.
Cek Lokasi Banjir dan Aliran Sungai
Setibanya di Garoga, Direktur Holding Perkebunan bersama tim langsung meninjau beberapa titik yang terdampak banjir paling parah. Hujan deras sejak pekan sebelumnya menyebabkan air sungai meluap dan merendam akses jalan menuju sejumlah kebun serta permukiman.
Beberapa jalur utama yang biasa digunakan untuk distribusi hasil perkebunan ikut tertutup lumpur dan material banjir. Namun, berkat respon cepat tim gabungan, termasuk Brimob Polda Sumut, akses tersebut perlahan dapat dilalui kembali.
“Di lapangan kami melihat bagaimana personel Brimob bekerja tanpa henti. Proses evakuasi, pembersihan jalur, hingga menjaga keamanan dilakukan dengan disiplin tinggi,” ujar Direktur Holding Perkebunan.
Baca Juga: Update Jumlah Korban Banjir Sumut 340 Meninggal, 11.200 Rumah Rusak, Ribuan Orang Mengungsi
Brimob Polda Sumut Kerahkan Alat dan Personel
Sejak banjir mulai melanda, satuan Brimob Polda Sumut langsung mengirimkan personel berikut peralatan pendukung seperti perahu karet, tali penyelamat, hingga kendaraan taktis untuk menerobos area sulit. Mereka tidak hanya membantu evakuasi, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Di beberapa titik, personel Brimob juga membantu membersihkan sisa lumpur tebal, mengatur lalu lintas darurat, dan mengawal distribusi bantuan logistik ke desa-desa yang sempat terisolasi akibat putusnya akses jalan.
“Respons cepat seperti ini sangat membantu masyarakat maupun aktivitas perusahaan,” lanjut Direktur.
Sinergi Antara Aparat, Perusahaan, dan Masyarakat
Dalam peninjauan tersebut, Direktur Holding Perkebunan menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pelaku industri dalam menghadapi bencana alam. Menurutnya, penanganan yang saling mendukung akan mempercepat proses pemulihan area terdampak.
Ia juga berdialog dengan warga yang tengah menerima bantuan dan mendengar langsung keluhan terkait akses jalan, kebutuhan air bersih, dan kondisi kebun yang rusak terendam banjir.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Sinergi dengan aparat seperti Brimob sangat penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran tiap proses,” ujarnya.
Warga Merasakan Dampak Positif Kehadiran Brimob
Banyak warga Garoga yang menyampaikan rasa syukur atas keberadaan personel Brimob di lokasi bencana.
“Saat air naik tiba-tiba, yang pertama datang membantu ya Brimob. Mereka membantu anak-anak dan lansia keluar dari rumah,” tutur seorang warga.
Tinjau Penanganan Banjir Komitmen untuk Pemulihan Jangka Panjang
Selain memantau kondisi banjir, Direktur Holding Perkebunan memastikan pihaknya akan membantu pemulihan jangka panjang, termasuk perbaikan jalur perkebunan dan fasilitas umum yang rusak. Ia menyatakan bahwa perusahaan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat untuk membantu warga Garoga kembali bangkit.
“Kami ingin memastikan bahwa pascabanjir, kehidupan masyarakat dan kegiatan ekonomi tetap berjalan. Dalam hal ini, peran Brimob Polda Sumut sangat strategis dan kami berterima kasih atas pengabdian mereka,” tutupnya.












