Baru Sehari Dipenjara Ancaman Pembunuhan Terhadap Sarkozy di Penjara
Koran Depok – Baru Sehari Dipenjara Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, yang baru mulai menjalani hukuman lima tahun penjara di penjara La Santé Prison, Paris, telah menjadi sasaran ancaman pembunuhan dari salah satu narapidana hanya kurang dari 24 jam setelah ia memulai masa tahanan.
Menurut kantor kejaksaan Paris, sebuah video yang diambil oleh seorang tahanan di dalam penjara beredar di media sosial dan menunjukkan ancaman jelas terhadap Sarkozy.
Tiga tahanan telah diperiksa dalam kasus ini, dan dua telepon seluler disita dalam penggeledahan penjara.
Latar Belakang Hukuman
Sarkozy, yang menjabat Presiden Prancis dari tahun 2007 sampai 2012, mulai menjalani hukuman pada 21 Oktober 2025 setelah terbukti bersalah dalam kasus konspirasi kriminal terkait pendanaan kampanye pemilihan presiden 2007 yang diduga berasal dari rezim Libya. Ia menjadi mantan kepala negara modern pertama di Perancis yang dipenjara.
Baca Juga: Mimpi Indonesia Gelar Olimpiade 2036 Pupus Usai Tolak Visa Atlet Israel, India Siap Ambil Alih
Perlindungan Khusus dan Keamanan
Mengingat risiko keamanan yang tinggi, pihak berwenang telah menempatkan dua petugas polisi bersenjata di sel yang berdampingan dengan sel Sarkozy sebagai bagian dari pengamanan ekstra selama ia menjalani masa tahanan.
Sistem ini memicu kontroversi di antara serikat petugas penjara yang menilai langkah tersebut menggambarkan kegagalan sistem keamanan penjara.
Baru Sehari Dipenjara Risiko dan Implikasi
Ancaman tersebut menyoroti betapa rapuhnya keamanan bagi tahanan dengan profil tinggi seperti mantan presiden, terutama dalam lingkungan tahanan umum.
Penahanan Sarkozy dalam sel isolasi atau sayap khusus penjara menunjukkan bahwa pihak berwenang mengakui bahwa ia berada dalam kondisi yang sangat berisiko.
Tindakan Pihak Berwenang
Sebagai respons terhadap ancaman ini, pihak berwenang melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi tiga narapidana yang terlibat. Mereka kemudian ditempatkan dalam tahanan khusus, dan dua telepon seluler disita selama penggeledahan.
Keamanan Sarkozy di Penjara
Untuk memastikan keselamatan Sarkozy, pihak berwenang menempatkan dua petugas polisi bersenjata di sel yang berdampingan dengan selnya. Langkah ini menimbulkan kontroversi di kalangan serikat pekerja penjara, yang menganggapnya sebagai pemborosan sumber daya. Namun, langkah ini didukung oleh beberapa politisi yang menilai bahwa ancaman terhadap Sarkozy serius.












