Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Milad Daarul Rahman Lentera Santri, Menyalakan Cahaya untuk Umat dan Bangsa

Peringatan Kemerdekaan 2025
Skintific

Milad Daarul Rahman Lentera Santri: Menyalakan Cahaya untuk Umat dan Bangsa

Koran Depok Milad Daarul Rahman Pesantren Daarul Rahman Lentera Santri merayakan milad ke-10 dengan tema “Menyalakan Cahaya untuk Umat dan Bangsa”. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pejabat, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. Dalam milad kali ini, pesantren ini memperkenalkan kembali visi dan misinya untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, sosial, dan dakwah di Indonesia.

Awal Berdirinya Daarul Rahman Lentera Santri

Pesantren Daarul Rahman Lentera Santri didirikan pada 2015 oleh KH. Abdul Rahman dengan tujuan untuk menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Dalam sepuluh tahun perjalanannya, pesantren ini telah berhasil melahirkan ribuan santri yang kini tersebar di berbagai bidang kehidupan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Skintific

KH. Abdul Rahman, yang juga dikenal sebagai sosok ulama yang berwawasan luas, menjelaskan bahwa pesantren ini didirikan dengan semangat untuk menjadikan para santri sebagai “lenteranya umat”, yang mampu menerangi jalan kehidupan melalui pengetahuan agama yang mendalam, diimbangi dengan keterampilan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Dalam dunia yang semakin berkembang, kami tidak hanya mengajarkan ilmu agama saja, tetapi juga keterampilan yang dapat membantu santri berkontribusi langsung kepada masyarakat dan bangsa. Pesantren harus menjadi tempat untuk menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya religius, tetapi juga berdaya saing global,” ungkap KH. Abdul Rahman saat memberikan sambutan di acara milad ke-10 pesantren tersebut.

Upacara Hari Santri 2024 di Ponpes Daarul Rahman Kateman Berlangsung Khidmat - INDRAGIRI.com

Baca Juga: Update Harga iPhone 13 Pro dan iPhone 14 Pro Diprediski Turun di Awal September 2025

Tema Milad: Menyalakan Cahaya untuk Umat dan Bangsa

Dalam sambutannya, KH.

Ustazah Aisyah, salah seorang pengasuh di Daarul Rahman, menambahkan bahwa pesantren harus mampu memberikan solusi bagi tantangan zaman. “Kami ingin santri yang lahir dari pesantren ini bisa menjadi individu yang membawa perubahan positif. Mereka harus bisa bersaing dalam dunia global, namun tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.

Pencapaian dan Prestasi Daarul Rahman Lentera Santri

Selama sepuluh tahun, pesantren ini telah mencapai berbagai prestasi yang membanggakan. Beberapa di antaranya termasuk:

Penghargaan di Bidang Pendidikan
Daarul Rahman Lentera Santri telah berhasil meraih berbagai penghargaan atas prestasi pendidikan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Santri-santri Daarul Rahman telah berhasil meraih juara dalam berbagai lomba akademik, olah raga, dan seni.

Keterlibatan dalam Dakwah dan Sosial
Santri di Daarul Rahman turut terlibat dalam program-program kemanusiaan, seperti bantuan bencana alam, pemberdayaan masyarakat, hingga kampanye pendidikan untuk anak-anak kurang mampu di daerah-daerah terpencil.

Lembaga Kewirausahaan Santri
Sebagai bagian dari visi pesantren untuk mencetak generasi yang mandiri, Daarul Rahman mengembangkan lembaga kewirausahaan yang memberikan pelatihan keterampilan kepada santri. Program ini meliputi pelatihan bisnis, pertanian, dan teknologi yang bertujuan untuk membekali santri dengan kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja bagi diri mereka sendiri dan orang lain.

Inovasi Program untuk Menyalakan Cahaya

Program-program tersebut meliputi:

Pendidikan Berbasis Teknologi dan Digitalisasi
Pesantren kini memasukkan unsur teknologi dalam proses pembelajarannya, seperti kelas daring dan pemanfaatan aplikasi edukasi untuk mempermudah akses informasi bagi para santri

Kampanye ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ceramah Motivasi dari Tokoh Terkemuka

Dalam ceramah motivasinya, Prof. Hamid Ali menyatakan bahwa pendidikan pesantren harus terus berkembang agar bisa bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

“Pesantren seperti Daarul Rahman harus terus bergerak maju. Jangan hanya menjadi tempat untuk menuntut ilmu agama saja, tetapi juga tempat untuk mengasah kreativitas dan inovasi. Santri harus mampu bersaing di dunia global, sekaligus membawa nilai-nilai Islam yang moderat,” ujar Prof. Hamid Ali.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menilai bahwa pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan generasi yang berdaya saing dan berakhlak mulia.

“Pesantren adalah tempat yang melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Skintific