Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

penggerebekan di Depok : Polisi Ungkap Modus Baru Prostitusi Online di Kontrakan Sukmajaya

Skintific

Warga dan Polisi Gerebek Kontrakan Diduga Tempat ‘Open BO’ di Depok, Tiga Pasangan Diamankan

Koran Depok- Sebuah video viral memperlihatkan aksi penggerebekan kontrakan di kawasan Sukmajaya, Depok, yang diduga digunakan sebagai tempat open BO (bisnis prostitusi terselubung). Aksi ini dilakukan oleh warga setempat bersama petugas Polsek Sukmajaya pada Rabu (11/6/2025) malam.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat puluhan warga berkerumun di depan sebuah kontrakan sederhana. Suara teriakan dan keributan terdengar jelas, sementara polisi berusaha mengamankan situasi.

Skintific

“Ini mah cabe-cabean ngantuk,” komentar salah seorang warga yang merekam kejadian tersebut, menyiratkan bahwa aktivitas mencurigakan di lokasi sudah lama menjadi perhatian masyarakat.

penggerebekan di Depok : Polisi Ungkap Modus Baru Prostitusi Online di Kontrakan Sukmajaya
penggerebekan di Depok : Polisi Ungkap Modus Baru Prostitusi Online di Kontrakan Sukmajaya

Baca Juga : Zubimendi vs Rodri: Siapa Gelandang Bertahan Spanyol Terbaik di Premier League?

Awal Laporan: Kecurigaan Warga Berujung Penggerebekan

Menurut AKP Rizky, Kapolsek Sukmajaya, penggerebekan berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas tak wajar di kontrakan tersebut.

Awalnya warga yang curiga dan menggerebek. Setelah dihubungi ketua RW, anggota polsek langsung bergerak ke lokasi,” jelas Rizky saat dikonfirmasi, Jumat (13/6).

Setiba di lokasi, polisi dan warga menemukan tiga pasangan di dalam kontrakan. Namun, setelah diperiksa, hanya satu pasangan yang benar-benar terlibat dalam dugaan open BO.

Satu Pasangan Diduga ‘Open BO’, Dua Lainnya Kakak-Adik dan Suami-Istri

Hasil pemeriksaan polisi mengungkap fakta mengejutkan:

  1. Pasangan Pertama: Seorang pria dan wanita yang mengaku sebagai suami-istri.

  2. Pasangan Kedua: Dua orang dengan status kakak-adik.

  3. Pasangan Ketiga: Seorang wanita dan pria yang diduga sedang dalam proses transaksi open BO, namun belum sempat melakukan aktivitas mesum karena digerebek.

“Yang satu wanita dengan pria hidung belangnya baru sampai di lokasi, belum sempat masuk kamar,” tambah Rizky.

Mediasi dengan Warga: Pelaku Diminta Tinggalkan Kontrakan

Setelah diamankan ke Polsek Sukmajaya, ketiga pasangan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil mediasi bersama ketua RW dan pemilik kontrakan memutuskan bahwa pasangan terduga open BO harus meninggalkan tempat tersebut.

“Mereka diminta tidak lagi tinggal di kontrakan itu. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola untuk memantau aktivitas penyewa ke depan,” tegas Kapolsek.

Respons Warga: Apresiasi dan Permintaan Pengawasan Ketat

Kejadian ini memicu diskusi hangat di kalangan warga Sukmajaya. Banyak yang memuji langkah cepat masyarakat dan polisi, tetapi juga meminta pengawasan lebih ketat terhadap kontrakan mencurigakan.

“Semoga ini jadi peringatan bagi yang mau buka bisnis kotor di sini. Kami ingin lingkungan aman dan nyaman,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Polisi Imbau Masyarakat Laporkan Aktivitas Mencurigakan

AKP Rizky mengimbau masyarakat untuk selalu melaporkan kegiatan mencurigakan kepada pihak berwajib. “Kerja sama warga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” pesannya.

Sementara itu, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan apakah ada jaringan prostitusi yang lebih besar di baliknya.

Skintific